Menu

Porto Kandaskan AS Roma dan Lolos ke Perempat Final Liga Champions UEFA 2018/2019

Porto sukses melaju ke babak perempat final Liga Champions UEFA 2018/2019 untuk kedua kalinya dalam empat tahun setelah unggul dramatis hingga babak extra time dengan agregat gol 4-3. Pertandingan yang luar biasa di Estadio do Dragao markas Porto yang menjamu AS Roma pada hari Kamis (7/3/2019) dini hari pukul 03.00 WIB di leg kedua babak 16 besar. Untuk lolos ke babak perempat final, Porto cukup menang dengan 1-0 saja. Sementara bagi AS Roma cukup bermain imbang 0-0 saja sudah cukup memoloskan mereka ke babak perempat final. Karena di leg pertama babak 16 besar saat AS Roma menjamu Porto, AS Roma menang dengan skor 2-1.

Sejak awal babak pertama tuan rumah Porto sudah berinisiatif melancarkan serangan dan berusaha mengambil alih kendali, karena bagaimanapun tertinggal satu gol agregat membuat mereka harus segera mencetak gol. Jesus Manuel Corona melakukan percobaan pertamanya dari luar kotak penalti melepaskan tembakan ke arah gawang tapi bola melambung di atas gawang Roma. Demikian juga dengan percobaan yang dilakukan pada menit 10 tembakan Corona dari luar kotak penalti kali ini tepat sasaran tapi bola berhasil diblok oleh penjaga gawang. Porto terus mencoba melakukan tembakan jarak jauh karena pertahanan Roma masih kokoh untuk ditembus.

Dalam situasi terkurung di seperti pertahanan, AS Roma beberapa kali juga mampu membahayakan pertahanan Porto melalui serangan balik. Seperti pada menit ke-19 AS Roma memiliki peluang mencetak gol, bermula dari pergeranakan Aleksandar Kolarov yang kemudian melepaskan umpan silang ke kotak penalti yang disambut dengan sundulan kepala Ivan Marcano ke arah kanan gawang tapi bola sedikit melebar dari gawang. Porto balas melakukan serangan mengurung pertahanan Roma, akhirnya kebuntuan terpecahkan pada menit ke-26 Tiquinho Soares lolos dari jebakan offside dan berhasil menyarang bola ke gawang Roma memanfaatkan umpan Moussa Marega dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Porto.

Setelah Porto unggul 1-0, berbablik tekanan ada pada AS Roma. Skor agregat sekarang 2-2 jelas menguntungkan Porto karena aturan gol tandang. Bagi Roma tidak ada pilihan lain kecuali mencetak gol balasan. Gol balasan dari AS Roma baru tercipta pada menit ke-37 melalui titik putih yang dicetak oleh Daniele De Rossi setelah sebelumnya wasit menilai telah terjadi pelanggaran di kotak penalti terhadap Diego Perotti. Daniele De Rossi yang juga kapten tim AS Roma yang menjadi eksekutor tendangan pinalti tidak menyia-nyiakan kesempatan menyamakan kedudukan dan mengubah skor menjadi imbang 1-1 yang bertahan hingga akhir babak pertama. Dengan skor 1-1 sudah cukup meloloskan AS Roma karena secara agregat mereka unggul 3-2 atas Porto.

Dibabak kedua tuan rumah Porto semakin gencar melakukan serangan, mereka menyadari jika tidak ingin tersingkir dari persaingan Liga Champions UEFA harus segera mencetak gol tambahan. Usaha Porto mencetak gol tambahan akhirnya tercipta juga pada menit ke-52 lewat Moussa Marega setelah memanfaatkan umpan dari Corona. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Porto dan secara agregat gol imbang 3-3. Tertinggal 1-2 dari Porto membuat AS Roma memperkokoh pertahanan jangan sampai kebobolan lagi. Sementara itu Porto berusaha keras terus mencetak gol karena unggul 2-1 belum bisa meloloskan mereka, mereka butuh satu gol tambahan lagi untuk dapat lolos dari babak 16 besar. Tapi usaha kedua tim untuk mencetak gol tidak terwujud, hingga akhir babak kedua selesai skor tidak berubah tetap 2-1 untuk keunggulan Porto.

Babak extra time 2×15 menit terpaksa harus dilakukan untuk menentukan siapa yang berhak lolos ke perempat final, karena kedua tim secara agregat berimbang 3-3. Di 15 menit babak pertama tambahan waktu kedua tim terlihat hati-hati dengan AS Roma sekali-kali melakukan serangan balik. Skor masih belum berubah tetap 2-1 untuk Porto hingga akhir babak pertama tambahan waktu. Memasuki babak tambahan kedua, baik AS Roma maupun Porto mulai meningkatkan serangan untuk memecah kebuntuan, karena kalau tidak ada gol lagi yang tercipta untuk menentukan yang lolos ke fase berikutnya harus ditentukan lewat adu tendangan penalti. AS Roma memperoleh peluang emas lebih dahulu yang hampir saja berbuah gol, tepatnya dimenit ke-111 Edin Dzeko yang sudah berhadapan dengan penjaga gawang mencoba mengelabui dengan melakukan chip bola, tapi sebelum bola masuk ke dalam gawang berhasil disapu bersih oleh Pepe sehingga selamatlah gawang Porto dari kebobolan.

Tuan rumah Porto justru yang mendapatkan keuntungan dimenit-menit akhir pertandingan babak kedua tambahan waktu, setelah wasit menghadiahkan tendangan penalti. Semua berawal dari terjadinya pelanggaran di kotak penalti bahkan wasit hingga harus menggunakan VAR untuk sebelum memutuskan terjadinya pelanggaran atau tidak di dalam kotak penalti. Dari hasil VAR wasit memutuskan telah terjadi pelanggaran oleh Alessandro Florenzi yang menarik jersey lawannya sehingga Porto mendapat hadiah penalti. Alex Telles yang maju sebagai eksekutor tendangan penalti menanggung beban lolos tidak timnya ke babak selanjutnya. Dan dengan sempurna Telles sukses menyarangkan bola ke gawang AS Roma tanpa bisa diselamatkan penjaga gawang. Gol tercipta pada menit ke-117 dan mengubah skor menjadi 3-1 untuk Porto. Di sisa waktu tidak ada gol lagi yang tercipta, sehingga Porto berhak lolos ke babak perempat final setelah unggul dengan agregat gol 4-3 atas AS Roma.

Susunan Pemain:

Porto: Casillas; Militao, Felipe, Pepe, Telles; Otavio, Danilo Pereira, Herrera, Jesus Corona; Marega, Soares.

AS Roma: Olsen; Juan Jesus, Manolas, Marcano; Karsdorp, Nzonzi, De Rossi, Kolarov; Zaniolo, Dzeko, Perotti.