Menu

Italia Taklukan Liechtenstein 6-0 di Kualifikasi Piala Eropa 2020

Italia sukses meraih kemenangan kedua laga Grup J di kualifikasi Piala Eropa 2020 setelah menaklukan tamunya Liechtenstein dengan skor telak 6-0. Babak pertama Italia sudah unggul 4-0 lewat gol-gol yang dicetak oleh Stefano Sensi, Marco Verratti dan dua gol Fabio Quagliarella. Tambahan dua gol dibabak kedua dicetak oleh Moise Kean dan Leonardo Pavoletti. Dilaga perdana Italia juga meraih kemenangan atas Finlandia dengan skor 2-0. Berkat kemenangan didua laga awal kualifikasi membuat Italia untuk sementara memimpin Grup J dengan poin 6, Yunani diposisi kedua dengan 4 poin, Bosnia Herzegovina diposisi ketiga dengan 4 poin, Finlandia diposisi keempat dengan 3 poin, Armenia dan Liechtenstein berada diposisi kellima dan keenam dengan 0 poin.

Italia menjamu Liechtenstein di Ennio Tardini pada hari Rabu (27/3/2019) dini hari kick-off 02.45 WIB. Pasukan Gli Azzuri dibawah komando Roberto Mancini menampilkan performa meningkat dari dua laga yang sudah dijalani. Diawal babak pertama Fabio Quagliarella sudah mengancam gawang tim tamu, sepakan striker gaek tersebut bolanya berhasil diblok Benjamin Buchel penjaga gawang Liechtenstein. Para pemain Italia terus menggempur pertahanan tim tamu yang praktis hanya mampu bertahan. Italia membutuhkan waktu 17 menit untuk dapat menjebol gawang tamunya. Bermula dari pergerakan Leonardo Spinazzola yang menusuk pertahanan tim tamu melepaskan umpan yang kemudian disambut dengan sundulan kepala Stefano Sensi dan bola masuk ke dalam gawang. Gol tercipta pada menit ke-17 dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Italia.

Setelah gol pertama para pemain Italia semakin semangat menggempur untuk menambah gol, beberapa peluang tercipta dari Quagliarella menit 21 disusul menit 26 melalui Verratti. Demikian juga dengan peluang dari Gianluca Mancini yang bola sepakannya dari jarak dekat melambung di atas gawang terjadi pada menit ke-28. Pada menit ke-32 Macro Verratti melakukan aksi solo melewati tiga pemain Liechtenstein yang kemudian diakhiri dengan tembakan melengkung membobol gawang yang dijaga Benjamin Buchel, mengubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Italia.

Tuan rumah kian menjauh dalam perolehan gol setelah mendapat keuntungan usai wasit menghadiahkan tendangan finalti karena Nicolas Hasler tertangkap handball. Fabio Quagliarella yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik, bola gagal diselamatkan penjaga gawang dan mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-35. Dipenghujung laga Italia kembali mendapat hadiah penalti, setelah sebelumnya terjadi insiden di dalam kotak penalti yang berbuntut kartu merah untuk pemain Liechtenstein.

Awal mula kejadianya pada menit ke-45 dari tendangan kaki Moise Kean yang membentur tiang, bola liar di depan gawang ditendang oleh Marco Verratti, tapi kemudin dengan sengaja diblok Daniel Kaufmann. Tak ayal wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk Kaufmann dan menghadiahkan tendangan penalti bagi Italia. Kembali Fabio Quagliarella menjad ekskutor dan tanpa kesalahan menaklunakan penjaga gawang pada menit ke-45+3 mengubah skor menjadi 4-0 yang bertahan hingga akhir babak pertama selesai.

Dibabak kedua Italia berhasil menambah dua gol tambahan melaui Moise Kean pada menit ke-69. Umpan silang lambung dari Spinazzola diteruskan dengan sundulan oleh Quagliarella, bola yang diterima Moise Kean lalu disontek ke arah gawang tanpa bisa diselamatkan penjaga gawang mengubah skor menjadi 5-0 untuk Italia. Pemain pengganti yang masuk menggantikan Quagliarella berhasil mencetak gol keenam untuk keunggulan Italia hanya empat setelah berada dilapangan. Leonardo Pavoletti melakukan tembakan pertamanya setelah masuk ke lapangan memanfaatkan umpan Mancini, tapi bola berhasil diblok penjaga gawang yang membuat bola liar di depan gawang. Beruntung bola pantulan mengarah kembali pada Pavoletti yang langsung menyambar bola sehingga bola masuk ke dalam gawang, skor berubah menjadi 6-0 pada menit ke-76 untuk keunggulan Italia.

Hingga akhir pertandingan babak kedua, Italia tetap menang dengan skor 6-0 dan secara statistik pertandingan Italia layak menang dengan setengah lusin gol mengingat 78% penguasaan bola oleh Italia dengan melepaskan 41 tembakan melebar dan 12 tembakan on target. Berbeda jauh sekal dengan Liechtenstein yang hanya 22% dalam penguasaan bola, melepaskan 3 kali tembakan dan 1 tembakan on target. Dipertandingan lainnya Bosnia Herzegovina bermain imbang 1-1 dengan Yunani. Sementara itu Finlandia sukses meraih kememanga pertama setelah mengalahkan tuan rumah Armeni 2-0.

Susunan Pemain:

Italia: Sirigu; Mancini, Bonucci (Izzo 79), Romagnoli, Spinazzola; Sensi, Jorginho (Zaniolo 57), Verratti; Politano, Quagliarella (Pavoletti 72), Kean

Liechtenstein: B Buchel; S Wolfinger, Kaufmann, Hoffer, Goppel; Wieser; Sele (Malin 46), Polverino, Wieser, Kuhne (Meier 68); Hasler, Salanovic (M Buchel 82)