Menu

Indonesia Gagal ke Final Dikalahkan Jepang 1-3 di Semifinal Piala Sudirman 2019

Tim bulutangkis Indonesia harus kandas di babak semifinal dan memupus harapan untuk bisa tampil di final dan membawa pulang gelar juara Piala Sudirman 2019. Ini kali keempat tim bulutangkis Indonesia gagal melaju ke final dan harus puas menempati posisi ketiga dari lima edisi terakhir gelaran Piala Sudirman. Terakhir kali tim bulutangkis Indonesia maju ke final di tahun 2007, tapi saat itu gagal meraih gelar juara karena harus mengakui keunggulan tim bulutangkis China dengan skor 0-3. Dibabak semifinal Piala Sudirman 2019 tim bulutangkis Indonesia harus mengakui ketangguhan tim bulutangkis Jepang dengan skor 1-3 yang memiliki kekuatan tim yang merata disemua sektor. Kebangkitan para pebulutangkis asal negeri matahari terbit tersebut dalam dua tahun terakhir ini memang mampu menggoyang dominasi China dan Indonesia.

Pada babak semi final Piala Sudirman 2019 yang berlangsung di Guangxi Sports Center Gymnasium pada hari Sabtu (25/5/2019), tim bulutangkis Indonesia menghadapi Jepang. Sektor ganda putra menjadi laga perdana pertarungan Indonesia vs Jepang. Indonesia menurunkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menghadapi Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Digim pertama sempat terjadi kejar mengejar poin, tapi Kevin/Marcus perlahan mulai menjauh hingga unggul 11-7. Permainan agresif Kevin/Marcus dan jarangnya membuat kesalahan sendiri membuat permainan lawan tertekan dan tidak berkembang. Pada akhirnya Kevin/Markus menuntaskan gim pertama dengan skor 21-14.

Memasuki gim kedua pada awalnya Kevin/Markus sedikit unggul tapi permainan yang melambat dan beberapa kesalahan membuat perolehan poin sempat imbang 5-5. Seperti mendapat angin segar pasangan Kamura/Sonoda mencoba tampil menekan memberikan perlawan sengit pada Kevin/Markus sehingga sempat terjadi kejar mengejar poin bahkan sempat imbang diposisi 17-17. Namun pengalaman dan jam terbang tinggi sebagai ganda nomor 1 dunia, pada akhirnya Kevin/Markus menuntaskan perlawan ganda Jepang dengan skor 21-18. Berkat kemenangan disektor ganda putra, tim bulutangkis Indonesia untuk sementara unggul 1-0 atas Jepang.

Dilaga kedua mempertandingkan tunggal putri dimana Indonesia menurunkan Gregoria Mariska Tunjung, sementara Jepang menurunkan pebulutangkis putri nomor satu dunia yaitu Akane Yamaguchi. Diawal gim pertama Akane tanpa mengalami kesulitan meninggalkan perolehan poin Gregoria hingga 9-1. Baru kemudian Gregoria berusaha untuk bisa mengejar, tapi laju Akane tak terhentikan. Gim pertama direbut Akane dengan skor 13-21. Diset kedua, Gregoria berusaha tampil lebih baik bahkan sempat unggul 6-3. Tapi kemudian Akane mulai mengendalikan permainan lagi, selepas imbang 7-7, Akane mulai meninggalkan Gregoria hingga pada akhirnya Gregoria harus mengakui ketangguhan Akane Yamaguchi 13-21. Dengan kekalahan Gregoria Mariska di sektor tunggal putri, Jepang berhasil menyakan skor menjadi 1-1.

Dipertandingan ketiga Indonesia vs Jepang, saatnya tunggal putra unjuk gigi. Indonesia menurunkan Anthony Sinisuka Ginting sedangkan Jepang menurunkan Kento Momota yang merupakan pembulutangkis putra nomor satu dunia. Baik Ginting maupun Momota, keduanya sudah beberapa kali bertemu dan saling mengalahkan. Namun diawal set pertama Ginting tertinggal 0-5, sebelum akhirnya mampu mengimbangi pada skor 6-6. Tapi kemudian Momota kembali unggul 11-7, untuk selanjutnya mampu ditempel Ginting menjadi 17-16. Momota kembali unggul 19-16, yang pada akhirnya Ginting menyerah diset pertama dengan skor 17-21.

Pada awal set kedua Ginting kembali sempat tertinggal 2-4 sebelum akhirnya berbalik unggul 6-4. Pertarungan semakin sengit, kejar mengejar angka semakin ketat. Sempat imbang 7-7 dan 10-10 akhirnya Ginting tertinggal di 10-11. Dan Ginting makin tertinggal diposisi 12-15, sebelum akhirnya Ginting menyamakan poin jadi 15-15, 16-16 dan 18-18. Sungguh sangat disayangkan pada akhirnya Ginting harus mengakui keunggulan Momota dengan 19-21. Berkat kemenangan Momota atas Ginting membuat tim bulutangkis Jepang unggul 2-1 atas Indonesia.

Pertandingan keempat menjadi penentu nasib tim bulutangkis Indonesia. Jika menang masih ada harapan dipertandingan kelima, tapi jika kalah maka Indonesia tersingkir dibabak semifinal. Pada pertandingan kelima mempertemukan ganda putri. Indonesia menurunkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu, sedangkan Jepang menurunkan ganda putri nomor satu dunia Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Mungkin belum waktunya tim bulutangkis Indonesia melaju ke final dan merebut gelar juara, karena pasangan ganda putri Indonesia harus takluk dari pasangan ganda putri Jepang. Diset pertama Greysia/Apriyani kalah 15-21 dan diset kedua Greysia/Apriyani kembali kalah 17-21 dari Matsumoto/Nagahara. Dengan kemenangan ganda putri Jepang atas ganda putri Indonesia, tim bulutangkis Indonesia tertinggal 1-3 atas Jepang. Itu artinya Jepang yang melangkah ke final dan tim bulutangkis Indonesia terhenti dibabak semifinal Piala Sudirman 2019.