Menu

Dibalik Kegagalan Cristiano Ronaldo Menendang Pinalti

Kegagalan Cristiano Ronaldo menendang pinalti saat timnya Juventus menjamu Chievo di Allianz Stadium pada Selasa (22/1/2019) dini hari WIB. ditengarai karena dirinya sedang terganggu akibat dugaan dua kasus hukum yang tengah membelitnya. Bagaimanapun kasus yang tengah dihadapinya pastinya akan membagi fokus dan konsentrasi dirinya saat di luar lapangan dan saat di lapangan. Saat berada di dalam lapangan tentunya tidak akan 100% mengeluarkan kemampuan terbaiknya karena rasa terganggu kasus yang harus dihadapi.

Seperti pada pertandingan saat menghadapi Chievo, memang CR7 julukan Cristiano Ronaldo terlihat begitu menggebu untuk selalu mencetak gol ditiap pertandingan, tapi dari ekspresi wajah jelas CR7 kurang fokus dengan fikiran yang sedikit terganggu yang akibatnya beberapa peluang gagal dikonversi menjadi gol, bahkan tendangan pinalti yang biasanya menjadi gol, kali ini CR7 harus gagal menendang pinalti, yang dilakukan seperti kurang percaya diri dan tidak seperti biasanya yang penuh percaya diri.

Setelah pertandingan usai, pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengatakan, “Ada penalti penting, dan dia melewatkannya, dimana hal serupa terjadi pagi ini dalam pelatihan. Namun, yang penting adalah tim menang pada akhirnya.”. Allegri menambahkan, “Ronaldo melewatkan banyak peluang di babak pertama karena terlalu banyak keinginan untuk mencetak gol. Segalanya menjadi lebih baik baginya di babak kedua, ketika dia mencoba melakukan hal-hal yang lebih mudah.”

Besar kemungkinan, Ronaldo kehilangan fokus dan terganggu masalah yang sedang membelitnya mulai dari kasus dugaan penggelapan pajak tahun lalu di otoritas Spanyol. Ronaldo diperkirakan akan menghadap hakim di Madrid pada hari Selasa dan menerima hukuman dua tahun yang ditangguhkan sebagai bagian dari kesepakatan dengan jaksa penuntut negara Spanyol dan otoritas pajak. Perjanjian itu akan menelan biaya hampir 19 juta euro ($ 21,6 juta) dalam denda.

Kasus lainnya yang harus dihadapi adalah dugaan kasus pemerkosaan di Amerika Serikat. Adalah Kathryn Mayorga yang mengajukan gugatan perdata di Nevada pada September dan mengklaim Ronaldo memperkosanya di kamar hotelnya di Las Vegas pada 2009. Polisi membuka kembali penyelidikan tuduhan tersebut atas permintaannya dan Ronaldo sudah membantah melakukan kesalahan tersebut.

Semoga permasalahan yang tengah dihadapi mega bintang asal Portugal ini bisa segera selesai dengan baik, dan Cristiano Ronaldo bisa segera fokus dan tidak terganggu lagi hal-hal diluar lapangan sepakbola sehingga dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya seperti biasanya khas sang superstar lapangan hijau yang menghijau dengan aksi-aksinya yang menghibur dan mencetak banyak gol seperti kala di Real Madrid dan membawa Juventus juara liga Champions Eropa.