Menu

Diadakannya Pertemuan Belum Dapatkan Keputusan Mengenai Kelanjutan Premier League

Para petinggi Premier League kabarnya menggelar meeting secara online. Dimana beberapa keputusan sudah ditentukan. Salah satunya dengan menyelesaikan kompetisi Premier League di musim 2019/2020.

Walaupun sebelumnya terdapat rumor bahwa musim tidak akan diselesaikan dan akan dibatalkan. Akan tetapi, beberapa pihak menilai hal tersebut tidaklah seharusnya dilakukan. Bahkan, solusi tersebut dianggap tidak baik bagi keberlangsungan Premier League nantinya.

Beberapa waktu lalu, legenda Manchester United menyampaikan pendapatnya mengenai kompetisi Premier League. Ia menganggap Premier League seharusnya dihentikan. Ferdinand menilai bahwa kesehatan lebih penting daripada segalanya.

Untuk itu Premier League harus dibatalkan di musim ini dan memulai kompetisi di musim selanjutnya pada bulan Agustus. Tentunya apa yang disampaikan oleh Ferdinand mendapatkan beberapa kritik. Pasalnya, ungkapannya tersebut seolah tidak menghargai perjuangan Liverpool.

FA Sebutkan Dua Alasan Ini Sebagai Syarat Premier League Dilanjutkan

Terdapat beberapa masalah yang muncul akibat musim ditunda, masalah terbesar yang sering diperbincangkan adalah masalah finansial. Tanpa adanya pertandingan, Klub-klub akan kesulitan pendapatan mereka berkurang tentunya.

Para kontestan tentu paham bahwa kompetisi musim ini harus dilanjutkan lagi untuk menyelamatkan banyak klub. Akan tetapi, pada pertemuan beberapa waktu lalu, Premier League dan semua pihak sepakat bahwa kompetisi akan kembali berjalan apabila dua syarat terpenuhi: aman dan layak.

“Perwakilan dari PFA, Premier League, EFL, dan LMA mengadakan pertemuan pada hari ini, membahas tantangan yang akan dan harus dihadapi ditengah pandemic covid-19,” pernyataan dari keempat pihak.

“Pertemuan itu menegaskan kembali bahwa prioritas utama adalah kesehatan dan kesejahteraaan bangsa — termasuk para pemain, pelatih, manajer, staf klub, dan suporter — dan semua sepakat bahwa sepak bola bisa kembali ketika situasinya sudah aman dan pantas.”

Penundaan Bisa Untungkan Liverpool

Para petinggi Premier League ternyata sudah mewaspadai ancaman pandemi covid-19. Dan bahkan, kabarnya dari pihak Premier League sendiri akan mempercepat proses pemberian trofi kepada Liverpool FC.

Sebenarnya, Liverpool hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk menjadi juara di Premier League. Dan seharusnya, Liverpool bisa menjuarai Premier League dua pekan lalu. Perayaan juara mereka seharusnya bisa dilakukan kala menghadapi Crystal Palace pada laga berikutnya. Hal tersebut merupakan rencana rahasia yang dimaksudkan.

Akan tetapi, saat ini masih belum terdapat kesepakatan formal mengenai hal tersebut. Kabarnya, para pengurus ajang Premier League sudah menyiapkan trofi dan akan di bawa Ke Anfield. Tepatnya, saat The Reds menjamu Palace.

Dan pada saat itulah Liverpool diharapkan mampu menjadi juara Premier League. Dan seharusnya rencana rahasia ini berjalan lancar, terbukti Premier League sempat memutuskan melanjutkan musim sebelum akhirnya muncul kasus positif Covid-19 Mikel Arteta.

Belum Memutuskan Mengenai Pembatalan Kompetisi

Satu-satunya opsi yang akan digunakan oleh FA adalah melanjutkan kompetisi selama enam pekan. Dan kompetisi tersebut dilakukan pada bulan Juli, FA tau bagaimana pandemic covid-19 sudah merisaukan beberapa pesepakbola.

Pertemuan dari keempat pihak tersebut belum menemukan kesepakatan apapun mengenai pembatalan kompetisi, tapi sebenarnya memang belum selesai.

Terdapat beberapa masalah yang harus dibicarakan bersama, salah satunya mengenai gaji pemain, beban finansial klub, dan kemungkinan memperpanjang musim. Masalah pembatalan dan melanjutkan kompetisi memang belum diputuskan secara final.

“Tidak ada satupun keputusan yang disepakati hari ini. Diskusi ini akan dilanjutkan pada 48 jam ke depan dengan fokus kepada masalah-masalah yang cukup besar, termasuk gaji pemain dan kelanjutan musim 2019/20 ini.”

Saat ini yang menjadi masalah terbesar yang dihadapi sebagian besar klub adalah krisis finansial. Mereka kesulitan terus membayar staf ketika tidak ada pemasukan. Tentunya menjadi pertimbangan kembali bagi petinggi Premier League.

Bukanlah hal yang mudah untuk memutuskan keberlangsungan kompetisi saat ini. Pasalnya, Liverpool yang saat ini berada di puncak klasemen dengan selisih 25 poin tentu akan merasa sangat dirugikan.

Terdapat opsi lain apabila musim ini dibatalkan. Salah satu opsi yang mampu diambil FA adalah dengan menambah 25 poin Liverpool di musim depan. Selain itu tim yang lolos ke Premier League dari divisi championship akan bermain di Premier League musim depan.

Akan tetapi opsi ini kemungkinan kecil akan terjadi, pasalnya premier League sudah berjalan lebih dari 75 persen. Tentunya FA sendiri tidak bisa memutuskan kompetisi dibatalkan di musim yang sudah berjalan sebanyak 75 persen laga.

tokoisipulsa agenpulsa