Menu

Dani Pedrosa Pensiun dari MotoGP

Dani Pedrosa sudah memutuskan pensiun dari MotoGP diakhir musim balap 2018. Namun, pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut tidak sepenuhnya meninggalkan MotoGP. Untuk musim balap MotoGP 2019, Pedrosa memilih bergabung dengan tim KTM, tapi Pedrosa di KTM bukan sebagai pembalap MotoGP melainkan sebagai test rider untuk motor yang akan ditunggani dua pembalap KTM yaitu Johann Zarco dan Pol Espargaro.

Setelah berpisah dengan Repsol Honda diakhir musim balap 2018, Pedrosa direkrut tim KTM untuk musim 2019 sebagai pembalap penguji motor RC16 dari pabrikan asal Austria tersebut dan ditegaskan tidak akan dibujuk untuk membalap di MotoGP 2019. Walau sempat menjadi sorotan karena postur pendek Pedrosa yang tidak ideal untuk menjadi pembalap penguji motor, tapi Mike Leitner yang tidak lain bos KTM yakin akan kemampuan Pedrosa dan akan memberikan yang terbaik untuk tim KTM. Leitner tahu benar kemampuan Pedrosa karena pernah menjadi kepala kru Pedrosa dari tahun 2004 hingga 2013.

Seperti dikutip dari Crash, Leitner menjelaskan, “Orang bisa saja berpikir apa yang mereka inginkan. Semua terbuka bagi setiap orang untuk memikirkan apa yang mereka inginkan. Tetapi satu hal yang sangat jelas: terutama dengan ukuran tubuhnya dan terutama dengan beratnya, ia harus bekerja dengan sangat tepat untuk bersaing dengan yang lain. Ini sebenarnya, bagi saya, tanda yang sangat positif untuk pengendara tes. Ketika saya bekerja dengannya, sejarah menunjukkan kepada saya berkali-kali bahwa, katakanlah, mereka yang lebih kuat, atau lebih tinggi atau lebih berat mengambil alih sepeda darinya, dan selalu cepat. Jadi tidak perlu membangun motor baru saat Casey atau Marc datang. Mereka mulai dengan motor yang dikembangkan dari sisi Dani. Ini memberi saya kepercayaan diri yang sangat baik bahwa ia akan melakukan pekerjaan dengan baik”.

Dani Pedrosa sebelum memutuskan untuk pensiun dari MotoGP, rupanya sudah didekati tim satelit Yamaha, SIC Petronas Yamaha. Adalah Razlan Razali yang merupakan CEO Sepang, mengungkapkan bahwa saat pembalap berusia 31 tersebut tengah mempertimbangkan untuk pensiun, sempat dilobi tim garpu tala tersebut. Akan tetapi Pedrosa tetap memilih pensiun dan pada akhirnya bergabung dengan tim KTM sebagai penguji motor pembalap.

Masih dikutip dari Crash, Razlan Razali mengungkapkan, “Pembicaraan Pedrosa benar adanya. Itu sangat intens. Dia berbicara dengan Yamaha, Yamaha meyakinkannya akan memberikan semua dukungan yang dia butuhkan. Saya duduk bersamanya, juga bersama dengan Carmelo (Ezpeleta, CEO Dorna) dan membicarakan hal yang sama. Tetapi ketika seorang pembalap tidak yakin secara mental untuk melanjutkan balapan, tidak banyak yang bisa kami lakukan. Tapi kami sedang dalam diskusi serius. Ketika dia memutuskan untuk mengulurnya sehari dan dia benar-benar menelepon dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang ditawarkan. Dia meminta maaf karena tidak merespons lebih cepat, tetapi saya bisa mengerti bahwa itu adalah keputusan besar baginya dan Saya menghormati keputusannya”.

Walaupun sudah resmi menjadi test rider di tim KTM untuk musim balap MotoGP 2019, Dani Pedrosa tidak dapat melakukan tes pra musim tim KTM karena harus menjalani operasi penyembuhan tulang selangkanya. Dia akan melewatkan untuk menguji motor RC16 tim KTM di Sirkuit Sepang, Malaysia, yang berlangsung mulai 1-3 Februari dan 6-8 Februari 2019. Sesungguhnya Pedrosa sangat bersedih dan menyesal tidak dapat berpartisipasi dalam pengujian pra musim. Tapi ia berterima kasih pada tim KTM yang menghormatinya dan memberi kesempatan padanya untuk melakukan pemulihan dari cidernya.