Menu

China Juara Piala Sudirman 2019 Setelah di Final Kalahkan Jepang 3-0

China kembali meraih gelar juara Piala Sudirman 2019 setelah di final berhasil mengalahkan Jepang dengan skor 3-0. Dalam laga final yang berlangsung di Guangxi Sports Center Gymnasium pada hari Minggu (26/5/2019), tim bulutangkis China menurunkan Li Junhui/Liu Yuchen di partai pertama sektor ganda putra, Chen Yufei di partai kedua sektor tunggal putri, Shi Yuqi di partai ketiga sektor tunggal putra, Chen Qingchen/Jia Yifan untuk partai keempat sektor ganda putri dan Zheng Siwei/Huang Yaqiong untuk partai kelima sektor ganda campuran. Sedangkan tim bulutangkis Jepang menurunkan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di partai pertama sektor ganda putra, Akane Yamaguchi di partai kedua sektor tunggal putri, Kento Momota di partai ketiga sektor tunggal putra, Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara untuk partai keempat sektor ganda putri dan Yuta Watanabe/Arisa Higashino untuk partai kelima sektor ganda campuran.

Diluar dugaan dari lima partai, tim bulutangkis mampu mengalahkan tim bulutangkis Jepang hanya dengan tiga partai. Partai pertama sektor ganda putra mempertemukan Li Junhui/Liu Yuchen menghadapi Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, ganda putra China tersebut menang mudah 21-18 dan 21-10 yang membuat untuk sementara China unggul 1-0 atas Jepang. Tim bulutangkis Jepang berusaha menyamakan kedudukan di partai kedua sektor tunggal putri yang menurunkan pebulutangkis nomor satu dunia Akane Yamaguchi yang menantang Chen Yufei. Harapan untuk menyamakan kedudukan itu ada, karena Akane Yamaguchi berhasil menang 21-17 diset pertama. Tapi diset kedua Akane Yamaguchi menyerah kalah dari Chen Yufei dengan skor 16-21. Dan diset penentuan set ketiga, Akane Yamaguchi tak berdaya dan harus menyerah dengan skor 17-21. Sehingga untuk sementara China memimpin dengan skor 2-0 atas Jepang.

Dipartai ketiga yang memainkan sektor tunggal putra merupakan partai krusial baik untuk tim bulutangkis China maupun Jepang. Bagi China kemenangan tentu akan membawa mereka pada raihan gelar, sementara bagi Jepang, kemenangan akan sedikit membuka peluang dengan memainkan partai keempat. China menurunkan Shi Yuqi untuk menghadapi Kento Momota pebulutangkis nomor satu dunia. Pada set pertama pertarungan berlangsung cukup ketat, hingga akhirnya Momota menang 21-15 atas Shi Yuqi. Tapi memasuki set kedua, Shi Yuqi tampil dominan dan agresif sehingga Momota menyerah dengan skor 5-21. Diset penentuan set ketiga, Momota kembali tertekan dan tidak bisa tampil maksimal sehingga harus menyerah dengan skor 11-21. Dengan demikian China menang 3-0 atas Jepang dan partai keempat dan kelima tidak dimainkan lagi karena tidak akan merubah yang menjadi juaranya.

Tim bulutangkis China sukses merebut gelar juara Piala Sudirman 2019 yang ke-11, sementara untuk tim bulutangkis Jepang, ini kali kedua menjadi runner-up setelah yang pertama ditahun 2015. Perjalanan tim bulutangkis China sebeum menjadi juara Piala Sudirman 2019 cukup sempurna sejak fase grup. Tim bulutangkis China hanya kehilangan satu pertandingan saat Chen Long dikalahkan Viktor Axelsen asal Denmark dibabak perempat final. Sedangkan bagi tim bulutangkis Jepang mungkin hasil yang didapat tidak seusai ekspektasinya. Walaupun diperkuat beberapa pebulutangkis nomor satu dunia, nyatanya diatas lapangan hal itu tak bisa menajadi garansi dapat memenangkan pertandingan.

Menurut Kepala Pelatih tim bulutangkis Jepang, Park Joo Bong, dalam konferensi pers setelah pertandingan usai , menjelaskan bahwa kekalahan tim bulutangkis Jepang bukan karena tekanan bermain di final tapi beberapa pemain tidak mampu menjaga ritme untuk terus bermain bagus, “Tentu ada tekanan di final. Tapi itu bukan alasan utama. Mereka tidak bisa melanjutkan ritme bagusnya. Yamaguchi membuat banyak kesalahan. Momota main bagus, tapi melambat di gim kedua karena melewati pertandingan yang melelahkan di perempatfinal dan semifinal. Dia sudah berusaha untuk meningkatkan kecepatan lagi. Dia sangat kecewa”.