Menu

Bongkar Pasang Pasangan Tantowi Ahmad Pasca Ditinggal Liliyana Natsir

Bongkar pasang pasangan Tantowi Ahmad pasca ditinggal Liliyana Natsir yang memutuskan pensiun setelah berakhirnya gelaran Indonesia Master 2019 pada 27 Januari 2019 lalu. Sebetulnya pekerjaan berat menemukan pengganti yang tepat sepeninggal ‘Butet’ sapaan akrab Liliyana Natsir untuk ‘Owi’ sapaan akrab untuk Tantowi Ahmad sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir ini. Tantowi Ahmad sempat diduetkan dengan Della Destiara Haris dan diikutsertakan di turnamen Hongkong Terbuka 2018, tapi hasilnya cukup mengecewakan dengan langsung tersingkir di babak pertama. Memang tidak mudah untuk dapat membuat ganda campuran tangguh seperti tradisi selama ini. Indonesia selalu memiliki ganda campuran berprestasi dan menjadi kartu AS dalam turnamen bergengsi antar negara seperti Olimpiade dan SEA Games.

Jauh sebelum pagelaran Indonesia Master 2019 Januari lalu, tepatnya pada tanggal 23 November 2018 saat diwawancara detiksport, pelatih ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky menjelaskan tentang susahnya menemukan pasangan yang tepat untuk Tantowi Ahmad “Ya ini (memang) ada satu kendala, kesulitan, karena pasangan baru Tontowi/Della poinnya tidak ada sama sekali. Apalagi Della, itu nol (poinnya) ganda putri. Jadi kalau untuk ikut turnamen 500, poinnya tak cukup ya bisa tidak masuk. Sekalipun akan diturunkan di Indonesia Master 2019 juga tak cukup. Sudah kami hitung dengan Roedy (Kasubid Hubungan Internasional PBSI, Bambang Roedyanto). Jadi harus bekerja keras dan paling mungkin mencari pasangan baru yang sudah ada poinnya. Ya, mungkin kami bisa tur Eropa, dengan Winny bisa besar poinnya. Jadi untuk Tontowi kami masih mencari solusi. Ada satu kelebihan dari Winny. Dia memiliki antisipasi yang bagus, kepintaran main, masih muda, dan orangnya berani, ego juga. Main depannya juga bagus”.

Baru setelah gelaran Indonesia Master 2019, Tantowi Ahmad dipasangkan dengan Winny Oktavina Kandow yang diproyeksikan untuk masuk dalam ajang Olimpiade 2020 Tokyo, Jepang. Sebelum bisa masuk ke Olimpiade pasangan ganda campuran baru Tantowi/Winny terlebih dahulu akan dikirim ke Eropa untuk mengikuti beberapa turnamen dengan harapan akan mendapatkan poin yang cukup untuk dapat berangkat ke Tokyo nantinya. Walaupun itu memang tidak mudah bagi Tantowi/Winny untuk bisa menjadi pasangan yang disegani dan berprestasi, karena mereka berdua tentunya membutuhkan adaptasi yang baik diantara keduanya.

Dengan persiapan yang mepet kurang dari tiga pekan kedepan sebelum tur Eropa, pasangan baru Tantowi/Winny tentu tetap diharapkan mendapatkan hasil yang maksimal. “Ya, sama Winny kan ada persiapan sekitar lebih dari dua minggu untuk ke Eropa ya. Kita coba latihan dan tingkatkan kekompakan kita. Mudah-mudahan hasilnya langsung bagus, walaupun secara realita ya pasti butuh penyesuaian”, ujar Tantowi di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susi Susanti mempunyai harapan besar terhadapat pasangan Tantowi/Winny yang merupakan pasangan senior dan junior akan dapat berprestasi lebih baik lagi. Bagi Tantowi diharapkan dapat membimbing juniornya tersebut sehingga bisa menjadi pasangan sepadan dan saling melengkapi sehingga bisa jadi pasangan ganda campuran yang disegani dan berprestasi. Lebih lanjut Susi menjelaskan akan ada tiga turnamen besar di Eropa yang akan diikuti pasangan Tantowi/winny ini, yaitu Spanyol Masters akan digelar pada 19-24 Februari 2019, Jerman Terbuka 26 Februari-3 Maret 2019, dan All England 2019 6-10 Maret 2019.

“Kami sudah rencanakan mereka untuk mengikuti turnamen Eropa. Tiga yang sudah kami daftarkan adalah Spanyol Masters, Jerman Terbuka dan All England. Setelah turnamen di Eropa, kami pasti akan melakukan evaluasi. Sebenarnya tak hanya ketika di Eropa, setiap seusai turnamen, kami pasti melakukan evaluasi. Saya harapakan Tontowi, istilahnya bisa menggendong Winny dengan pengalaman dan gelar juara yang dimilikinya. Dulu hal serupa juga kami lakukan ketika memasangkan Liliyana Natsir dengan pemain senior (Nova Widianto) dan dia mampu berkembang hingga meraih prestasi seperti saat ini. Kami juga tak asal menunjuk Winny sebagai pasangan Tontowi. Kami melihat ia punya kapasitas untuk itu dan juga punya pengalaman yang cukup baik”, jelas Susi seperti dilansir dari Detiksport (10/2/2019).

Winny Oktavina Kandow adalah sosok pebulutangkis muda berbakat yang masih berusia 20 tahun yang mana sebelumnya dipasangkan dengan Akbar Bintang Cahyono dengan prestasi menjadi juara Hyderabat Open 2018 di India. Sekarang Winny dipasangkan dengan seniornya Tantowi Ahmad yang syarat dengan pengalaman dan prestasi. Disatu sisi menjadi satu kebanggaan dan kesempatan untuk bisa mengukir prestasi dan melanjutkan tongkat estapet dari Liliyana Natsir, tapi disisi lainnya bisa menjadi beban mental tersendiri terlebih jika ada yang membanding-bandingkan dengan Liliyana Natsir. Hanya waktu yang akan membuktikan apakah pasangan baru ganda campuran Tantowi/Winny akan bisa berprestasi atau mengalami kegagalan semua akan kembali pada Tantowi dan Winny itu sendiri. Selamat berjuang!!!