Menu

Antonio Conte Resmi Jadi Pelatih Baru Inter Milan

Antonio Conte secara resmi telah ditunjuk sebagai pelatih baru Inter Milan, seperti diumumkan di situs resmi Inter pada hari Jumat (31/5/2019). Namun belum diketahui berapa lama Antonio Conte dikontrak Inter Milan. Tapi menurut rumor pelatih berusia 49 tahun tersebut diikat kontrak hingga tahun 2022 dengan bayaran 12 juta Euro pertahunnya. Selama ini sebelum Seri A musim 2018/2019 berakhir sudah santer banyak beredar kabar yang menyebutkan bahwa Antonio Conte bakal menjadi pelatih Inter Milan di musim depan. Bahkan menurut Gazzetta dello Sport, menyebutkan kalau Conte akan dikontrak Inter untuk durasi tiga musim. Dan pada hari ini ternyata benar adanya Antonio Conte resmi menjadi pelatih baru Nerazzurri menggantikan Luciano Spalletti pelatih Inter dalam dua musim terakhir ini.

Sejak diberhentikan Chelsea diakhir musim lalu, Antonio Conte memang memutuskan untuk istirahat sejenak dengan tidak melatih klub manapun, sebelum akhirnya diakhir musim ini menerima pinangan Inter Milan untuk menjadi juru taktik Nerazzurri di musim depan. Antonio Conte memang bukan pelatih sembarangan, di Italia bersama Juventus, dia meraih tiga kali scudetto secara beruntun dan dua kali juara Piala Super Italia. Kemudian sempat menangani timnasi Italia, sebelum akhirnya kembali melatih klub dengan menjadi pelatih tim Premier League, Chelsea dan sukses meraih gelar juara liga Inggris dan Piala FA, sebelum akhirnya diakhir musim lalu diberhentikan Chelsea.

Menurut Presiden Inter Milan, Steven Zhang, Antonio Conte merupakan salah satu pelatih terbaik di dunia yang akan mampu membantu klub meraih tujuan dan menyelesaikan misi menjadikan klub salah satu yang terbaik di dunia. “Saya yakin Antonio adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Saya yakin dia akan membantu kami meraih tujuan dan menyelesaikan misi kami, yang akan selalu sama yakni menjadikan klub ini salah satu yang terbaik di dunia”.

Sementara itu Antonio Conte membalas apa yang dikatakan sang Presiden dengan mengatakan bahwa dirinya akan menjawab kepercayaan sang Presiden dan Direktur dengan penuh semangat. Conte juga sempat menyinggung alasannya menerima tawaran menjadi pelatih Inter Milan karena transparansi, ambisi dan basis proyek klub yang sehat. Sehingga ingin membawa kembali Inter tempat seharusnya. “Sebuah babak baru dalam hidup saya sudah dimulai, saya benar-benar bersemangat. Melalui pekerjaan saya, saya akan mencoba untuk membayar kembali semua kepercayaan yang diberikan Presiden dan direktur kepada saya. Saya memilih Inter karena klub itu, karena basis proyek yang sehat dan betapa ambisiusnya itu. Juga karena sejarah Inter. Saya kagum dengan transparansi klub dan ingin untuk membawa Inter kembali ke tempatnya”.

Sebenarnya Inter Milan sebelum merekrut Antonio Conte sebagai pelatih, masih memiliki ikatan kontrak dengan pelatih sebelumnya yaitu Luciano Spalletti hingga akhir musim 2020/2021. Tapi kemudian manajemen Inter Milan sudah bersepakat dengan Spalletti untuk tidak melajutkan kerja samanya tentu mungkin dengan kompensasi yang tidak sedikit, mengingat masih tersisa satu musim lagi yang belum dijalani. Walaupun Luciano Spalletti tidak mampu mempersembahkan gelar bersama Inter Milan, tapi Inter Milan berhasil dibawa kembali ke Liga Champions UEFA dalam dua musim terakhir. Setelah sebelumnya Inter selalu gagal masuk zona liga Champions UEFA sejak terakhir tampil di Liga Champions UEFA pada musim 2011/2012.

Presiden Inter Milan, Steven Zhang tidak lupa mengucapkan terima kasih pada Luciano Spalletti atas dedikasi dalam pekerjaannya selama dua musim kebersamaan, “Seorang pelatih, seorang guru, seorang teman. Anda selalu mengerahkan kemampuan terbaik, entah saat badai atau cerah. Dua tahun petualangan (ini) berarti besar untuk Inter dan saya secara pribadi. Kami tak akan melupakan dedikasimu pada tim ini dan kami semua berterima kasih dari hati kami yang paling dalam. Sekali anda menjadi pelatih Inter, anda akan selalu menjadi pelatih saya. Grazie Mister Spalletti”.

Mungkin keputusan Inter Milan pisah jalan dengan Spalletti walaupun sudah berhasil membawa Inter finish diposisi keempat yang membawanya ke liga Champions UEFA musim depan, dimaksudkan dengan keinginan Inter Milan bisa lebih kompetitif lagi di Seri A dan Eropa. Maka dengan menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih baru Nerazzurri, berharap besar Inter Milan bisa tampil lebih konsisten dan bersaing dalam perebutan scudetto dan bisa mengulang kejayaan saat dilatih Jose Mourinho dengan meraih treble winners. Selamat bekerja Conte!